7 Tempat Wisata Favorit di Dieng

7 tempat wisata Dieng yang paling favorit dikalangan wisatawan, wisata menarik di Dataran Tinggi Dieng atau sering disebut dengan Dieng Plateau merupakan sebuah kawasan dataran tinggi berupa area pegunungan yang berada pada 2 wilayah yaitu wilayah Kabupaten Wonosobo dan Kabupaten Banjarnegara Propinsi Jawa Tengah. Dieng marupakan kawasan vulkanik aktif memiliki banyak puncak serta kapundan kawah aktif, disinilah di area Dataran Tinggi Dieng aneka tempat wisata alam dapat Anda temukan. 7 tempat wisata favorit di Dataran Tinggi Dieng berupa pegunungan, kawah vulkanik, dan telaga atau danau cantik yang terbentuk secara alami akibat letusan gunung berapi tua ribuan tahun silam dan saat ini menyisakan ragam tempat wisata menarik di Dataran Tinggi Dieng yang bisa dikunjungi oleh wisatawan setiap saat.
wisata dieng

7 Tempat Wisata Favorit di Dieng

Sunrise Sikunir
Telaga Warna
Candi Arjuna Dieng
Kawah Sikidang Dieng
Batu Pandang / Batu Ratapan Angin
Gunung Prau
Telaga Menjer

Dataran Tinggi Dieng simpan aneka tempat wisata alam menarik dan beragam sehingga obyek wisata alam di Dieng sering dikunjungi oleh wisatawan lokal atau mancanegara dikala hari libur mulai tiba. Semua tempat wisata di Dieng memiliki panorama unik serta hawa udara sejuk dan dingin sehingga menjadi tempat wisata alam favorit bagi para pelancong yang berdomisili di daerah perkotaan. Dataran Tinggi Dieng memiliki tekstur alam langka mulai dari pegunungan menjulang, lembah serta ngarai bertebing, area pertanian nan subur, aneka telaga Dieng serta kawasan vulkanik aktif yang memiliki karakteristik masing-masing. Kawasan wisata Dataran Tinggi Dieng merupakan surganya para pecinta alam, para pecinta pendakian, para pecinta petualang atau lintas alam dan photography landscape. Banyak tempat wisata alam di Dieng yang dapat dikunjungi dan bahkan tidak akan bisa habis meskipun Anda tinggal satu minggu lamanya untuk explore semua obyek wisata Dieng. Ada 7 tempat wisata favorit di Dieng Plateau yang bisa kapan saja Anda kunjungi. Berikut adalah review 7 tempat wisata favorit di Dieng sebagai saran pilihan guna membantu Anda merencanakan trip ke Dieng Plateau untuk menghabiskan waktu liburan paling berharga yang Anda miliki.

Sunrise Sikunir

Sunrise Sikunir merupakan salah satu tempat wisata paling popular untuk menyaksikan matahari terbit di Dieng pada puncak Bukit Sikunir. Bukit Sikunir menjadi sangat fenomenal karena sebagai tempat paling asyik menyaksikan sunrise terindah di Dataran Tinggi Dieng. Obyek wisata Sunrise Sikunir berada di Desa Sembungan, Kejajar Wonosobo. Desa Sembungan ialah desa tertinggi di Pulau Jawa tepatnya berada pada ketinggian 2.145 meter diatas permukaan laut. Desa sembungan menjadi terkenal karena adanya tempat wisata Sunrise Sikunir yang menjadi tempat wisata andalan bagi para pelancong ketika sedang berkunjung ke Dataran Tinggi Dieng untuk menyaksikan matahari terbit.

Sunrise Sikunir adalah tempat wisata alam Dieng yang harus dikunjungi pagi dini hari sebelum matahari terbit dari peraduannya. Kebanyakan para wisatawan menginap 1 malam di homestay atau hotel seputaran Dieng atau Wonosobo demi menyaksikan sunrise cantik dari puncak Bukit Sikunir Dieng. Bagi para wisatawan yang menginap di seputaran kota Wonosobo diharuskan berangkat menuju wisata sunrise Sikunir pukul 03.00 pagi dan untuk para pelancong berada di penginapan Desa Dieng dapat berangkat ke area Sunrise Sikunir pukul 03.30 pagi karena kawasan wisata Bukit Sikunir lepas dari Desa Dieng yang jaraknya kurang lebih 8 km hingga sampai area parkir kaki Bukit Sikunir.

Sebelum menyaksikan Sunrise Sikunir yang dijuluki sebagai sunrise terindah di Dieng Plateau dengan background panorama alam memukau, Anda harus terlebih dahulu melakukan pendakian selama kurang lebih 30 menit perjalanan. Medan yang dilalui hingga menuju puncak bukit Sikunir berupa tanah dan bebatuan yang dibuat tangga-tangga kecil untuk berpijak. Panjang track yang harus dilalui ialah 800 meter dengan tinggi bukit 200 meter terhitung dari area parkir di Desa Sembungan. Waktu yang dianjurkan untuk menyaksikan sunrise sikunir ialah saat musim kemarau yaitu antara akhir Bulan Mei hingga pertengah Oktober agar matahari terbit tidak terserang kabut saat menampakkan diri menyambut indahnya pagi hari.

Telaga Warna

Tempat wisata paling favorit di Dieng adalah wisata alam Telaga Warna. Telaga Warna adalah obyek wisata alam di kawasan Dieng berupa telaga atau danau. Telaga Warna merupakan telaga yang terbentuk secara alami akibat letusan vulkanik Gunung Dieng. Telaga Warna Dieng Plateau terletak pada ketinggian 2093 meter diatas permukaan laut. Suhu udara di kawasan Telaga Warna 15-16 derajad celcius pada siang hari sehingga sebagai tempat wisata di Dieng yang paling favorit serta nyaman dikunjungi.

Sesuai namanya, Telaga Warna dinamakan oleh penduduk setempat karena air permukaan telaga memiliki gradasi warna-warni pelangi seperti perpaduan antara warna hijau, kuning, biru, ungu, coklat dan silver. Perpaduan warna-warna Telaga Warna akan berubah setiap saat tergantung seberapa besar pancaran sinar matahari mengenai permukaan telaga serta intensitas kadar sulfur karena warna yang dihasilkan barasal dari pantulan sinar matahari ke atas permukaan air yang mengandung belerang atau sulfur. Obyek wisata Telaga Warna teletak di Desa Dieng Kulon, kecamatan Kejajar Wonosobo di jalan raya Telaga Warna Dieng.

Candi Arjuna Dieng

Dieng Tidak hanya tekenal akan wisata alamnya saja, Candi Arjuna Dieng merupakan tempat wisata sejarah dan budaya paling favorit di kawasan wisata Dataran Tinggi Dieng. Candi Arjuna dijadikan obyek wisata sejarah karena ada banyak pengetahuan yang perlu digali dari area Candi Arjuna yaitu sebuah peninggalan kuno nenek moyang orang Dieng yang harus dilestarikan keberadaanya. Candi Arjuna merupakan candi paling terkenal diantara candi-candi Dieng lainnya. Candi Arjuna terletak tepat di tengah-tengah Plateau Dieng jadi lokasinya sangat strategis apalagi pemandangan yagn tersaji tampak sangat menawan yaitu dikelilingi oleh perbukitan menjulang.

Candi Arjuna berada dalam satu komplek candi Dieng yaitu dengan sebutan Komplek Candi Arjuna. Tidak hanya satu candi yang dapat wisatawan saksikan di obyek wisata Dieng ini, ada 4 candi lainnya menemani Candi Arjuna diantaranya Candi Srikandi, Candi Puntadewa, Candi Srikandi dan Candi Semar. Kelima Candi Dieng tersebut termasuk kedalam candi beraliran Hindu. Dieng dikenal sebagai pusat peribadatan dan tempat persembahan Dewa Civa terindah maka tak heran banyak orang-orang Hindu datang dari seluruh penjuru mengadakan persembahyangan di Candi Arjuna. Candi Arjuna merupakan candi kuno sebagai candi tertua di Pulau Jawa yaitu di bangun pada sekitar abad ke VII saat Dinasti Sanjaya berkuasa. Hal inilah yang menyebabkan Candi Arjuna sebagai tempat wisata paling favorit di Dataran Tinggi Dieng karena mengandung nilai sejarah serta budaya tinggi.

Kawah Sikidang Dieng

Kawah Sikidang Dieng ialah salah satu tanda bukti bahwa kawasan Dieng merupakan kawasan pegunungan vulkanik aktif. Kawah Sikidang menjadi obyek wisata favorit di Dataran Tinggi Dieng menduduki peringkat 4 besar. Dieng tidak hanya dikelilingi oleh tempat wisata seperti telaga saja, tempat wisata berupa kawah vulkanik seperti Kawah Sikidang juga menjadi serbuan para wisatawan untuk menyaksikan keberagaman kekayaan alam Dieng.

Kawah Sikidang terletak tidak jauh dari obyek wisata favorit di Dieng lainnya seperti Candi Arjuna ataupun obyek wisata Telaga Warna. Kawah Sikidang merupakan kawah aktif di Dieng yang aman dikunjungi. Kandungan kawah sikidang berupa sulfur atau belerang sehingga menghasilkan bau menyengat jadi wisatawan dianjurkan mengenakan masker ketika memasuki kawasan Kawah Sikidang. Kawah Sikidang ialah sebutan nama kawah di Dieng ini yang diungkapkan oleh penduduk lokal karena kawah utamanya sering berpindah-pindah seperti lompatan hewan kidang atau kidang.

Kawah Sikidang berada di daerah datar dan tidak telalu berbukit berbentuk seperti kubangan atau kolam besar. Di tempat wisata Kawah Sikidang para wisatawan dapat menyaksikan secara langsung dari tepian air kawah mendidih berwarna silver abu-abu dengan asap putih mengepul ke udara. Kawah ini dikelilingi oleh pagar pengaman beton dan bamboo untuk menjaga para wisatawan supaya tidak terlalu mendekati bibir kawah.

Batu Pandang / Batu Ratapan Angin

Obyek wisata alam Batu Pandang Dieng atau wisata Batu Ratapan Angin merupakan tempat wisata yang berada pada bukit bertebing di balik kawasan hutan akasia Telaga Warna Dieng Plateau. Batu Pandang atau Batu Ratapan Angin kini menjadi tempat wisata favorit dan popular dikalangan wisatawan karena dari tempat inilah Telaga Warna dan Telaga Pengilon yaitu telaga fenomenal di Dieng Plateau terlihat sangat menawan dan tiada tandingannya.

Batu Pandang Dieng berada pada struktur tanah berbukit bertebing bebatuan vulkanik yang tidak terlalu tinggi sehingga bisa dijangkau oleh kebanyakan wisatawan. Anda perlu menakhlukkan puluhan anak tangga hingga sampai spot untuk menyaksikan Telaga Warna dan Telaga Pengilon dari ketinggian. Rasa lelahpun akan segera terbayar ketika duduk bersandar di bebatuan atau di tebing-tebing Batu Pandang. Ada banyak titik spot objek di kawasan wisata Batu Ratapan Angin Dieng sehingga tidak perlu khawatir jika banyak wisatawan berlomba-lomba ingin menyaksikan keindahan Telaga Warna dan Telaga Pengilon dari tempat wisata Dieng ini. Batu Pandang atau Batu ratapan angin sangat cocok untuk wisatawan yang suka akan lintas alam, adventure, atau mengasah hoby photography dengan memanfaatkan berbagai sisi di dikawasan Batu Pandang untuk membidik indahnya Telaga Warna dan Telaga Pengilon.

Gunung Prau

Wisata Dieng Gunung Prau merupakan tempat wisata paling favorit di Dataran Tinggi Dieng dikalangan wisatawan kaula muda atau para pecinta mendaki gunung. Gunung Prau merupakan puncak tertinggi di Dieng Plateau. Gunung Prau memiliki ketinggian 2.565 meter di atas permukaan laut. Meskipun hanya memiliki ketinggian 2.565 meter, ketika hendak melakukan wisata pendakian Gunung Prau disarankan agar melakukan persiapan matang seperti persiapan bekal, peralatan dan yang paling penting ialah persiapan fisik. Kebanyakan medan track yang akan dilalui hingga sampai puncak Gunung Prau berupa tanah yang sangat menanjakdan terjal. Waktu rata-rata melakukan pendakian Gunung Prau berkisar 3 hingga 4 jam perjalanan tergantung dari pos mana sebagai titik start. Ada 3 post wisata pendakian Gunung Prau Dieng Plateau yaitu post pendakian Desa Patak Banteng, Desa Sembungan dan Desa Dieng.

Wisata alam Dieng pendakian Gunung Prau selalu ramai dibicarakan oleh kebanyakan pelancong karena panorama alam yang dapat disaksikan dari puncak Gunung Prau sangatlah indah dan menawan berupa Gunung, lembah serta kawasan Plateau Dieng. Disinilah di puncak wisata Gunung Prau Anda bisa menyaksikan juga Golden Sunrise Dieng serta padang rumput berbukit diselimuti warna-warni bunga daisy seperti di film serial anak-anak yaitu Teletubbies makanya Gunung Prau Dieng dikenal dengan Bukit Teletubbies yaitu Gunung dengan seribu bukit dan menjadi tempat wisata paling favorit di Dataran Tinggi Dieng.

Telaga Menjer

Telaga Menjer ialah obyek wisata di Kabupaten Wonosobo yang letaknya di balik pegunungan Dieng. Telaga menjer berada diketinggian 1.200 meter di atas permukaan laut sehingga udaranya masih sangat sejuk dan teduh. Telaga Menjer merupakan telaga terluas di Dataran Tinggi Dieng dan terbentuk karena letusan vulkanik dahsyat sehingga menghasilkan kapundan kawah raksasa dan kini terisi oleh air dari segala penjuru. Telaga Menjer menjadi tampat wisata favorit karena di sinilah para pelancong bisa menyusuri keindahan Telaga Menjer dengan menaiki perahu mengelilingi telaga dengan luas kurang lebih 74 hektar.

Lokasi wisataTelaga Menjer yaitu brada di Desa Menjer dan Desa Tlogo kecamatan Garung, Kabupaten Wonosobo. Selain dijadikan sebagai tempat tujuan wisata favorit di kawasan Dataran Tinggi Dieng, Telaga Menjer dimanfaatkan oleh pemerintah setempat untuk Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) maka tak heran Anda akan menyaksikan pipa-pipa raksasa disepanjang jalan menuju obyek wisata Telaga Menjer.

Demikian review 7 tempat wisata Dieng favorit yang kerap di perbincangkan oleh para wisatawan ketika sedang berkunjung ke berbagai tempat wisata Dataran Tinggi Dieng. Selain kaya akan obyek wisata alam menarik dan unik, Dataran Tinggi Dieng dikaruniai tanah nan subur sebagai hadiah untuk penduduk lokal Dieng. Mayoritas penduduk Dieng bermata pencaharian sebagai petani. Para petani Dieng kebanyakan menanam kentang serta sayur mayur. Perlu Anda ketahui bahwa Dieng ialah penghasil kentang terbesar di Indonesia serta sayur-mayur dari Dieng mampu memasuki pangsa pasar modern yang kebanyakan di jual di berbagai pusat perbelanjaan di Indonesia. Selain kentang dan sayur mayur banyak tanaman endemik tumbuh di negeri kahyangan Dieng seperti pohon Carica dan tanaman Purwaceng. Siapa yang tidak mengenal si buahnya para Dewa yaitu Carica? Carica merupakan tanaman khas asli Dieng dan hanya mampu tumbuh di Dataran Tinggi Dieng. Buah carica seperti buah papaya akan tetapi memiliki bentuk berbeda yaitu lebih kecil dan rasanyapun berbeda yakni asam seperti buah nanas dan bijinya berasa dan berbau harum seperti buah markisa. Buah carica dioleh menjadi makanan khas Dieng yaitu Manisan Carica. Dieng juga terkenal akan Purwaceng, si raja ginseng Dieng. Purwaceng adalah sebuah tanaman semak yang tumbuh di Dieng dan dimanfaatkan untuk olahan minuman penghangat tubuh. Purwaceng terkenal akan manfaatnya bagi para pria yaitu untuk ramuan stamina. Selain buah dan minuman khas Dieng, Anda juga diwajibkan mencicipi kuliner khas Wonosobo yaitu Mie Ongklok yakni kuliner khas untuk mengusir rasa lapar saat berkeliling mengunjungi masing-masing obyek wisata favorit di Dieng Plateau Jawa Tengah.

Berita dan Artikel