Wisata Sejarah 3H/2M

Dieng Plateau atau Dataran Tinggi Dieng tidak hanya kaya akan pemandangan alamnya saja, akan tetapi juga banyak terdapat peninggalan-peninggalan sejarah kuno berupa candi-candi Dieng yang masih ada di dalam abad ini. Lebih dari 24 abad, candi kuno di komplek Candi Arjuna masih utuh dan masih bisa dikagumi oleh para wisatawan. Tidak hanya wisatawan dalam negeri saja yang mengagumi bangunan candi di Komplek Candi Arjuna ini, wisatawan asing yang kebanyakan mereka berasal dari Belanda dan Jerman juga senang menelisik bangunan kuno di Kompek Candi Arjuna Dieng yang konon telah dibangun sejak abad ke 7.

Komplek candi Arjuna

Menelisik bangunan bersejarah di Komplek Candi Arjuna Dieng memang mejadi perjalanan wisata yang menyenangkan. Dibalik sejarah kuno ini juga tersimpan pemandangan alam disekitar yang luar biasa dan akan membuat setiap pengunjung tidak enggan mengunjungi bangunan candi kuno ini karena pemandangan alam sekitar Komplek Candi Arjuna juga menampakkan kecantikannya.

Komplek Candi Arjuna atau Candi Dieng merupakan bangunan candi beraliran Hindu dan telah tercatat sebagai candi Hindu tertua di Pulau Jawa yang bisa di saksikan dari model atau jenis bangunan candi yang masih terlihat sangat sederhana tanpa ornamen – ornamen khusus seperti yang ada di dalam Candi Prambanan Jogja. Bebatuan yang digunakan untuk membangun candi di Komplek Candi Arjuna berjenis batu Andesit yang diambil dari pegunungan sekitar area Plateau Dieng yaitu Gunung Pakuwojo.

Candi Dieng di bagi dalam beberapa komplek Candi. Di kawasan Komplek Candi Arjuna terdiri dari 2 deret candi, masing-masing menghadap ke arah barat dan ke arah timur. Bagian candi yang menghadap ke arah barat diantaranya Candi Arjuna, Candi Srikandi, Candi Puntadewa dan Candi Sembadra. Sedangkan bagian candi yang menghadap ke arah timur ialah Candi Semar, candi Semar memiliki bentuk berbeda dengan ke empat candi yang menghadap ke barat karena bentuknya lebih pipih dan bagian atasnya rata. Ke lima candi tersebut terletak di pusat dataran tinggi Dieng atau Plateau Dieng yang menjadi daya tarik utama wisata Dieng.

Panorama alam

Panorama yang disajikan di area komplek candi arjuna sangatlah luar biasa. Setiap moment memiliki pemandangan yang berbeda baik pagi, siang ataupun menjelang petang. Ketika pagi hari sebelum matahari terbit sekitar pukul 05.00 hingga pukul 05.30 landscape menawan akan di dapati para wisatawan. Lihatlah komplek Candi Arjuna dari kejauhan pada spot yang lebih tinggi. Awan melankolis seperti benang-benang sutera membentuk garis seperti selendang-selendang bidadari melayang menyelimuti puncak-puncak padma candi. Datanglah pada musim panas, wisatawan akan mendapati kristal-kristal es bak salju terhampar luas di seputaran Komplek Candi Arjuna dengan suhu hingga minus empat derajad celcius sedingin musim salju di Eropa.

Di area komplek Candi Arjuna Dieng sebuah mahakarya nenek moyang yang dibangun pada abad ke tujuh, para pelancong juga bisa menikmati hangatnya sang mentari bagi yang mulai muncul dari balik Gunung Prau dengan cahaya perak atau sering disebut-sebut sebagai silver sunrise Dieng. Memahami arstektur bangunan candi di kawasan pegunungan seperti Dieng merupakan hal yang tidak membosankan dan membuat siapa saja tergagum menghayati menghayati karya Tuhan ini.

Komplek candi Arjuna Dieng merupakan tempat paling favorit sehingga menjadi tempat primadona para pelancong untuk menghabiskan waktu liburan ke Dieng Plateau. Di lahan yang luas, ke lima candi Dieng ini berdiri kokoh menyambut kedatangan semua wisatawan. Disinilah mereka akan mengagumi karya yang dibangun 24 abad silam bersama rekan atau keluarga tercinta menghirup udara segar pegunungan yang masih perawan serta jauh dari kebisingan yang menjadikan tempat ini cocok untuk bersantai di pagi, siang atau senja.

Rencana Perjalanan

HARI KE 1

  • 07.00-07.45 Sarapan di kota Wonosobo sebelum tour dimulai
  • 07.45-08.30 Perjalanan Wonosobo – Dieng
  • 08.30-09.00 Tour Gardu Pandang Tieng
  • 09.00-10.00 Pendakian padang savana Dieng
  • 10.00-13.00 Menikmati alam di padang savana Dieng
  • 13.00-14.00 Perjalanan menuruni bukit
  • 14.00-15.00 Istirahat dan makan siang di Dieng
  • 15.00-16.30 Berendam di D’qiano Waterpark dan tour kawah Sileri
  • 16.30-19.00 Check in penginapan dan istirahat
  • 19.00-21.00 Makan malam dan jalan-jalan di kota Wonosobo
  • 21.00-07.00 Kembali ke penginapan, acara bebas, istirahat

HARI KE 2

  • 07.00-07.30 Sarapan 30 menit
  • 07.30-08.15 Perjalanan Wonosobo – Dieng 45 menit
  • 08.15-09.15 Tour ke Komplek Candi Arjuna Dieng
  • 09.15-10.00 Mengunjungi Museum Kailasa Dieng
  • 10-00-11.30 Tour Candi Bima dan Kawah Sikidang
  • 11.30-13.00 Tour Telaga Warna dan Telaga Pengilon
  • 13.00-14.00 Istirahat dan makan siang
  • 14.00-15.00 Tour Bukit Sidengkeng
  • 15.00-15.30 Menonton film di Dieng Plateau Theater
  • 15.30-17.00 Bersanti dan menunggu sore di Batu Pandang Dieng
  • 17.00-19.00 Kembali ke penginapan
  • 19.00-20.00 Makan malam
  • 20.00-02.30 Kembali ke penginapan dan istirahat lebih awal

HARI KE 3

  • 03.00-04.15 Perjalanan Wonosobo – Sikunir
  • 04.15-04.30 Prepare 15 menit
  • 04.30-05.00 Pendakian bukit sikunir hingga puncak 1
  • 05.00-07.00 Menyaksikan golden sunrise sikunir dan panorama sekitar
  • 07.00-08.00 Sarapan di Dieng
  • 08.00-08.45 Perjalanan Dieng – Perkebunan teh Lembah Seroja
  • 08.45-09.15 Tour ke perkebunan teh lembah seroja
  • 09.15-10.15 Naik perahu di Telaga Menjer
  • 10.15-12.00 Istirahat di penginapan
  • 12.00-13.00 Belanja oleh-oleh khas Dieng Wonosobo
  • 13.00-14.00 Kulineran mie ongklok khas Wonosobo
  • 14.00 paket wisata Dieng selesai

Fasilitas

  1. Layanan makan 7x (Prasmanan)
  2. Tiket masuk dan retribusi wisata Dieng
  3. Local Guide
  4. Penginapan 2 malam di homestay Gunung Dieng
  5. Masker 1x di kawah Sikidang
  6. Air mineral 3x(600 ml)
  7. Dokumentasi DSLR Free
  8. Transportasi (Mobil, driver, bbm, parkir)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *